DARAH TINGGI
T&J: Darah Tinggi
Rate This Article:
1

Salam kenal

Dok ayah saya penderita hipertensi, tekanan darah sehari2 mencapai 190 -200 paling kalau turun hanya sampai 160 atau 170 utk sistole dan diastole jarang sekali dibawah 100.Saya sudah anjurkan utk minum obat penurun tekanan darah setiap hari tapi suka bandel tidak minum karena bilangnya baik2 aja tidak merasa pusing hanya sesekali aja obat tersebut diminumnya,obat tsb amlodipin 5mg.

Utk mengetahui penyebab hipertensi ayah saya pemeriksaan lab apa yg sebaiknya dilakukan dok?

Dulu pernah berobat ke dokter penyakit dalam tapi sepertinya kurang berefek shg ayah saya suka males kalau diajak berobat. Usia ayah saya 62 tahun.

Saya tunggu jawabannya dok. Terima kasih

Jawaban:

Ibu Didah yang baik,

Melihat gejala hipertensi yang diderita bapak, kelihatannya sudah termasuk Hipertensi yang berat. Menurut American Heart Association (AHA), bahwa standar keparahan Heipertensi dibedakan atas tiga yaitu: level ringan= lebih 90/140 mmHg, Level sedang = lebih 95/170 mmHg, dan level berat, lebih 100/190 mmHg.

Jika telah termasuk level sedang apalagi level berat, pasien diwajibkan meminum obat secara teratur, serta melakukan diet ketat terhadap garam-garaman, serta makanan yang mengandung lemak tinggi.

Karena pada level berat, sangat mengkhawatirkan, bahkan bisa menimbulkan berbagai penyakit cardiovascular yang lain misalnya, ischemic myocard atau penyakit jantung koroner, demikian pula menjadi faktor resiko menderita Stroke.

Banyak obat-obat antihipertensi yang dapat digunakan, tetapi semua obat tersebut harus dalam pantauan dan pengawasan dokter.

Untuk melakukan pencegahan terhadap berbagai efek samping penyakit yang mungkin timbul, akibat hipertensi ini, maka ada beberapa nasehat medis yang harus dilakukan oleh sang ayah. Misalnya:

Memperbaiki kebiasaan makan; hindari makan-makanan yang bisa memperberat hipertensnya, seperti makanan yang banyak mengandung asin-asinan, demikian pula tingkatkan makanan yang banyak mengandung serat, sayur-sayuran, serta buah-buahan. Secara tradisional, juga bisa meningkatkan konsumsi bawang putih (Garlic), karena bawang putih bisa bermanfaat menurunkan tekanan darah.

Mengkonsumsi obat-obat anti hipertensi, yang diberikan oleh dokter.

Demikian pula, melaksanakan akvitas dan olehraga teratur, yang sesuai dengan kemampuan pasien.

Misalnya, dengan berjalan kaki, berlari, atau berenang minimal 30 menit sehari.

Demikian pula, sebaiknya meningkatkan cara hidup sehat, yang menghindari kecemasan dan stress yang mendalam. Karena secara psikologis juga bisa memperberat hipertensi.

Tentang Amlodipine, sebetulnya merupakan Calcium antagonist, yang berperan pada otot-otot pembuluh darah, yang kemudian membuat pembuluh darah berdilatasi (melebar), sehingga tekanan darah akan menurun. Selain itu masih banyak oba-obat anti hepertensi, yang kita sebut diuretic, ACE Inhibitor, dan berbagai jenis lainnya. Terkadang dalam pengalaman klinis, setiap orang berbeda akan keefektifan obat anti heipertensi ini, olehnya: pengobatan hipertensi, sebaiknya pasien memperhatikan betul efektifitas obat tersebut, jika belum efektif, tanyakan pada dokter yang merawat untuk mengganti jenis obat yang lain, karena hampir semua obat antihipertensi harus berdasarkan resep dokter.

Demikian ibu Dindah, semoga ayahanda bisa terkorntrol tekanan darahnya, dan jangan samapai mengalami efek samping yang lebih parah.

Dr. Taruna Ikrar, MD, PhD

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?18432

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

____________________________________________________

Supported by :






 
 
 
Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
0 comments for this article Reverse Comment Order
Google